Webekspres – Perkembangan smartwatch membuat perangkat wearable kini memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar menampilkan notifikasi dari smartphone. Jam tangan pintar modern mulai dibekali kemampuan untuk mencatat aktivitas fisik, mengamati pola tidur, hingga memberikan gambaran mengenai kondisi kebugaran penggunanya.

Samsung mencoba menghadirkan kemampuan tersebut melalui Galaxy Watch Ultra2. Smartwatch premium ini tidak hanya ditujukan untuk pengguna yang aktif berolahraga atau melakukan kegiatan luar ruangan, tetapi juga menyediakan sejumlah fitur pemantauan kesehatan yang dapat dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari.

Dengan harga sekitar Rp10,499 juta, Galaxy Watch Ultra2 membawa beberapa fitur kesehatan yang terhubung dengan aplikasi Samsung Health. Beberapa di antaranya adalah Vitals, Daily Cardio Load, serta Fitness Index yang memberikan informasi berbeda mengenai kondisi tubuh pengguna.

Vitals Pantau Kondisi Tubuh Saat Tidur

Salah satu fitur kesehatan yang tersedia pada Galaxy Watch Ultra2 adalah Vitals. Fitur ini mengumpulkan sejumlah indikator tubuh ketika pengguna sedang beristirahat atau tidur.

Beberapa data yang dapat dipantau antara lain detak jantung atau heart rate, heart rate variability (HRV), frekuensi pernapasan, temperatur kulit, hingga kadar oksigen di dalam darah.

Dalam salah satu pengujian, detak jantung saat tidur tercatat berada di angka 83 denyut per menit. Nilai tersebut berada di atas rentang personal yang ditampilkan Samsung Health, yakni sekitar 73 hingga 78 bpm.

Sementara itu, HRV tercatat sekitar 35 milidetik, frekuensi pernapasan mencapai 12,9 kali setiap menit, dan kadar oksigen dalam darah menunjukkan angka 93 persen.

Menariknya, Samsung Health tidak hanya memperlihatkan kumpulan angka. Aplikasi tersebut juga memberikan informasi tambahan ketika terdapat indikator yang keluar dari rentang normal pengguna.

Peningkatan detak jantung saat tidur, misalnya, dapat dikaitkan dengan kelelahan setelah menjalani aktivitas sebelumnya ataupun respons tubuh terhadap kondisi tertentu. Pengguna kemudian dapat memperoleh saran seperti menambah waktu istirahat, memenuhi kebutuhan cairan, serta terus mengamati kondisi apabila perubahan berlangsung beberapa hari.

Pendekatan seperti ini membuat data kesehatan menjadi lebih mudah dipahami dibanding hanya menampilkan statistik tanpa penjelasan tambahan.

Daily Cardio Load Membantu Mengatur Intensitas Olahraga

Galaxy Watch Ultra2 juga mempunyai fitur Daily Cardio Load. Fitur tersebut dirancang untuk memberikan gambaran mengenai seberapa besar beban aktivitas kardiovaskular yang diterima tubuh.

Dalam pengujian setelah melakukan lari sejauh 5 kilometer dengan durasi sekitar 55 menit, Daily Cardio Load menunjukkan nilai 52 persen.

Angka tersebut masuk kategori over target karena berada di atas rentang target personal sekitar 17 hingga 37 persen yang tercatat pada Samsung Health.

Aplikasi kemudian memberikan informasi bahwa beban kardio mengalami peningkatan dibandingkan pola aktivitas biasanya. Kondisi tersebut berpotensi membuat tubuh lebih cepat lelah sehingga pengguna disarankan mempertimbangkan pengurangan intensitas olahraga atau memberikan waktu pemulihan yang lebih panjang.

Fungsi ini membuat Galaxy Watch Ultra2 tidak hanya bertugas mencatat jarak dan durasi olahraga. Pengguna juga memperoleh gambaran mengenai bagaimana aktivitas tersebut dibandingkan dengan rutinitas fisik mereka sebelumnya.

Meski demikian, status over target tidak dapat langsung dianggap sebagai bukti seseorang mengalami overtraining secara medis. Informasi tersebut lebih tepat digunakan sebagai indikator bahwa tingkat aktivitas sedang meningkat sehingga tubuh mungkin membutuhkan pemulihan tambahan.

Fitness Index Berikan Gambaran Kebugaran

Fitur lainnya adalah Fitness Index, yang digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai tingkat kebugaran pengguna.

Penilaiannya dibagi dalam sejumlah aspek, termasuk komposisi tubuh, kekuatan, kemampuan kardio, fleksibilitas, serta daya tahan.

Dalam pengujian, Fitness Index menghasilkan skor rata-rata 70. Penilaian tersebut terdiri dari body composition sebesar 58, strength 83, cardio 74, flexibility 61, dan endurance 75.

Data tersebut dapat membantu pengguna mengetahui aspek kebugaran mana yang memperoleh nilai tinggi maupun bagian yang masih perlu ditingkatkan dalam program latihan.

Namun, hasil Fitness Index tetap perlu dibaca secara proporsional. Pada beberapa kondisi, skor yang diberikan perangkat belum tentu sepenuhnya sama dengan kemampuan fisik yang dirasakan pengguna.

Sebagai contoh, skor strength dapat menunjukkan nilai tinggi meskipun latihan beban hanya dilakukan sekitar satu hingga dua kali dalam satu minggu. Hal serupa dapat terjadi pada endurance, yang memperoleh skor cukup baik meski kemampuan berlari pengguna masih terbatas.

Karena itu, Fitness Index lebih ideal digunakan sebagai referensi untuk melihat perkembangan dari waktu ke waktu daripada menjadi ukuran tunggal dalam menentukan kondisi kebugaran seseorang.

Smartwatch sebagai Pendamping Pemantauan Kesehatan

Secara keseluruhan, Galaxy Watch Ultra2 menawarkan sejumlah fitur yang dapat membantu pengguna memahami pola aktivitas maupun kondisi tubuhnya.

Vitals dapat memberikan informasi mengenai perubahan indikator kesehatan ketika tidur. Daily Cardio Load membantu melihat apakah aktivitas olahraga masih berada dalam rentang kebiasaan pengguna atau sudah meningkat cukup tinggi.

Sementara itu, Fitness Index memberikan gambaran tentang beberapa aspek kebugaran meskipun hasil penilaiannya tetap perlu dipahami sebagai referensi, bukan diagnosis ataupun ukuran kesehatan yang bersifat mutlak.

Dengan berbagai data yang tersedia melalui Samsung Health, Galaxy Watch Ultra2 dapat menjadi perangkat pendamping untuk memantau perubahan kondisi tubuh dan kebiasaan aktivitas sehari-hari. Namun, informasi dari smartwatch tetap sebaiknya digunakan sebagai data pendukung dan bukan pengganti pemeriksaan kesehatan profesional.

Iklan Webekspres