Webekspres – Mengunggah foto suasana dalam rumah ke media sosial kini tidak lagi bisa dianggap sepele. Sebuah alat berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Raven disebut mampu menebak alamat sebuah properti hanya dari foto interiornya.
Raven bekerja dengan cara menganalisis detail yang tampak dalam foto, seperti perabot, perlengkapan rumah, hingga elemen dekorasi. Detail tersebut kemudian dicocokkan dengan berbagai informasi yang tersebar di internet sampai ditemukan alamat properti yang paling sesuai.
Alat ini sebelumnya dikenal dengan nama GeoSpy. Pada versi awalnya, teknologi tersebut dirancang untuk mengenali lokasi berdasarkan bangunan atau objek yang mudah dikenali, seperti landmark terkenal.
Dipakai Kepolisian di Amerika Serikat
Seperti dilaporkan TechRadar, Raven sudah dimanfaatkan oleh Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) dan Kantor Sheriff Miami-Dade di Florida, Amerika Serikat. Sejauh ini, penggunaannya difokuskan untuk membantu membongkar kasus perdagangan manusia.
Daniel Heinen dari Graylark, perusahaan yang mengembangkan Raven, menegaskan bahwa alat ini dibuat untuk mendukung para profesional yang tugasnya mencari jawaban dan menyelamatkan nyawa.
“Raven adalah AI yang dirancang khusus untuk membantu orang-orang yang bertugas melindungi nyawa,” ujar Heinen, seperti dikutip dari TechRadar, Sabtu (24/10).
Menurutnya, foto atau video dari dalam sebuah bangunan sering kali menjadi petunjuk berharga bagi penyelidik. Masalahnya, tanpa alamat atau penanda lokasi, sulit menentukan dari mana penyelidikan harus dimulai. Di sinilah Raven berperan, yaitu mencocokkan gambar interior dengan properti yang kemungkinan sesuai, sehingga petunjuk visual bisa diubah menjadi petunjuk lokasi yang dapat diperiksa lebih lanjut.
Memicu Kekhawatiran Soal Privasi
Di balik manfaatnya, kemampuan Raven memunculkan persoalan privasi yang serius. Ironisnya, pihak pengembang terkesan belum membahas masalah ini secara terbuka.
Dalam sebuah video demonstrasi, Raven tampak memanfaatkan data dari sejumlah platform properti seperti Zillow, Vrbo, dan Airbnb. Beberapa platform tersebut pun mulai bereaksi. Airbnb dikabarkan sedang meninjau situasinya, sedangkan Zillow menegaskan bahwa pengambilan data dari situsnya
- Alamat Webekspres Karawang
- Jasa Aplikasi Perusahaan Karawang
- Jasa Artikel SEO Karawang
- Jasa Digital Marketing di Karawang
- Jasa Iklan Google Karawang
- Jasa Iklan Meta Karawang
- Jasa Pelatihan IT Karawang
- Jasa Pembuatan Aplikasi di Karawang
- Jasa Pembuatan Software di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Kecamatan Pangkalan
- Jasa SEO Karawang
- Jasa Software Perusahaan Karawang
- Jasa Website Company Profile Karawang
- Jasa Website Industri Karawang
- Jasa Website Perusahaan Karawang
- Kantor Webekspres Karawang
- Masa Media Sosial Karawang
- Perusahaan IT Karawang
- Perusahaan Startup Karawang
- PT Webekspres Teknologi Indonesia



Tinggalkan Balasan