Webekspres – Sejumlah peneliti Google DeepMind memilih meninggalkan perusahaan setelah menyampaikan kekhawatiran terhadap pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI Google untuk kebutuhan militer.
Salah satu peneliti yang mengundurkan diri adalah Sofia Ligouri, insinyur riset asal Inggris. Ia meninggalkan Google DeepMind setelah sekitar tiga tahun bekerja di perusahaan tersebut.
Keputusan Ligouri berkaitan dengan meningkatnya kerja sama Google dengan sektor pertahanan, termasuk militer Amerika Serikat dan Israel. Ia menilai arah pengembangan serta penggunaan teknologi perusahaan mulai tidak sejalan dengan prinsip pribadi dan nilai etika yang selama ini dikomunikasikan Google.
Ligouri juga menyoroti penggunaan sistem AI dalam kegiatan militer. Menurutnya, perkembangan tersebut membuatnya mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap prinsip penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
Dalam prinsip AI yang diterapkan Google, perusahaan mencantumkan pentingnya pengawasan manusia serta penggunaan teknologi yang selaras dengan hukum internasional dan hak asasi manusia.
Namun, kekhawatiran muncul dari sejumlah pekerja maupun mantan karyawan Google mengenai kemungkinan sistem AI digunakan dalam situasi militer dengan tingkat keterlibatan manusia yang dinilai belum memadai.
Perhatian semakin besar setelah adanya kesepakatan terkait teknologi AI untuk kebutuhan pertahanan yang disebut memperluas penggunaan teknologi kecerdasan buatan oleh Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Selain Ligouri, peneliti AI Google DeepMind lainnya, Andreas Krisch, juga dilaporkan meninggalkan perusahaan pada Oktober 2026. Ia menyampaikan kekhawatiran mengenai tata kelola dan pengawasan terhadap penggunaan AI dalam lingkungan militer yang bersifat tertutup.
Krisch menilai sistem pengawasan yang tersedia belum memberikan jaminan yang cukup untuk memastikan teknologi AI diterapkan secara aman dan bertanggung jawab dalam operasi pertahanan.
Ia juga mempertanyakan seberapa besar kendali Google terhadap teknologi yang telah digunakan oleh lembaga pertahanan serta seberapa luas akses perusahaan terhadap informasi mengenai penerapan sistem tersebut.
Kekhawatiran tidak hanya menyangkut penggunaan AI dalam operasi militer. Sejumlah pekerja disebut merasa kesulitan menyampaikan pandangan secara terbuka mengenai keamanan AI karena adanya ketentuan dalam hubungan kerja mereka dengan perusahaan.
Ligouri tetap memilih menyampaikan persoalan tersebut kepada publik karena menilai informasi mengenai penggunaan teknologi AI memiliki kepentingan yang lebih luas.
Sementara itu, Google menyatakan perusahaan bekerja sama dengan berbagai organisasi sektor publik di banyak negara dengan mengikuti prosedur peninjauan kontrak yang berlaku.
Perusahaan juga menyebut setiap kerja sama harus mengikuti kebijakan penggunaan teknologi serta prinsip AI Google.
Google menegaskan tersedia saluran internal bagi pekerja untuk menyampaikan persoalan mengenai etika bisnis maupun dugaan pelanggaran. Perusahaan juga menyatakan memiliki kebijakan untuk melindungi karyawan dari tindakan balasan ketika menyampaikan kekhawatiran melalui mekanisme yang tersedia.
Perdebatan mengenai penggunaan AI untuk sektor pertahanan terus berkembang seiring semakin luasnya kemampuan teknologi kecerdasan buatan. Persoalan mengenai pengawasan manusia, keamanan sistem, transparansi, hingga tanggung jawab pengembang menjadi bagian penting dalam pembahasan penggunaan AI untuk lingkungan berisiko tinggi seperti operasi militer.
- Alamat Webekspres Karawang
- Jasa Aplikasi Perusahaan Karawang
- Jasa Artikel SEO Karawang
- Jasa Digital Marketing di Karawang
- Jasa Iklan Google Karawang
- Jasa Iklan Meta Karawang
- Jasa Pelatihan IT Karawang
- Jasa Pembuatan Aplikasi di Karawang
- Jasa Pembuatan Software di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Kecamatan Pangkalan
- Jasa SEO Karawang
- Jasa Software Perusahaan Karawang
- Jasa Website Company Profile Karawang
- Jasa Website Industri Karawang
- Jasa Website Perusahaan Karawang
- Kantor Webekspres Karawang
- Masa Media Sosial Karawang
- Perusahaan IT Karawang
- Perusahaan Startup Karawang
- PT Webekspres Teknologi Indonesia



Tinggalkan Balasan