Webekspres – Pemerintah Arab Saudi melalui Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi mengintegrasikan teknologi robotik berbasis kecerdasan buatan (AI) secara masif guna menyokong kenyamanan jutaan jemaah Haji tahun ini. Langkah ini menempatkan Masjidil Haram di Makkah sebagai titik sentral inovasi digital dalam pelayanan ibadah global.

Salah satu terobosan paling menonjol adalah peluncuran generasi kedua robot “Manarat Al-Haramain”. Perangkat pintar ini tersebar di berbagai sudut strategis area masjid untuk memberikan layanan fatwa instan. Tidak tanggung-tanggung, robot tersebut mampu berkomunikasi dalam 15 bahasa melalui teks maupun suara, sehingga memudahkan jemaah dari berbagai negara mendapatkan panduan agama secara real-time.

Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi digital besar-besaran yang diusung Kerajaan Saudi. Tujuannya jelas: memperkaya pengalaman spiritual jemaah sekaligus memastikan komunikasi antara institusi keagamaan dan pengunjung tetap berjalan lancar tanpa kendala bahasa.

Revolusi Medis dan Logistik di Tanah Suci

Selain urusan ibadah, teknologi canggih ini juga merambah sektor kesehatan. Pusat Perubatan Raja Abdullah di Makkah kini dilengkapi dengan robot bedah mutakhir. Di bawah pengawasan Menteri Kesehatan Fahd Al-Jalajel, sistem ini mampu melakukan operasi kompleks di bidang urologi, onkologi, hingga toraks. Penggunaan teknologi ini diklaim dapat mempersingkat masa pemulihan pasien dan meningkatkan akurasi tindakan medis di tengah padatnya musim Haji.

Untuk urusan logistik dan konsumsi, “Robot Air Zamzam” yang sempat viral saat pandemi kini kembali bertugas. Robot-robot ini secara otomatis mendistribusikan botol air zamzam kepada jemaah. Dalam satu kali putaran, tiap unit mampu membawa 30 botol dengan durasi kerja hingga delapan jam. Hebatnya, robot ini dibekali sensor canggih untuk menghindari tabrakan di tengah kerumunan massa yang padat.

Sertifikasi Global dan Visi 2030

Keamanan dan standar operasional perangkat ini tidak perlu diragukan. Presidensi Umum menyatakan bahwa robot distribusi Zamzam telah mengantongi hak paten serta sertifikasi CE dari Eropa. Selain air, robot serupa juga dikerahkan untuk membagikan mushaf Al-Quran kepada para pengunjung Masjidil Haram secara terjadwal.

Langkah ambisius ini merupakan cerminan dari Visi 2030 Arab Saudi. Dengan mengawinkan teknologi terkini dan pelayanan agama, Kerajaan berupaya memimpin standar infrastruktur digital dunia dalam memfasilitasi tamu Allah, memastikan setiap jemaah mendapatkan pengalaman ibadah yang lebih aman, efisien, dan modern.

Iklan Webekspres