Webekspres – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyoroti urgensi pemerataan akses teknologi digital, khususnya bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah UMKM. Hal ini dinilai krusial untuk mempercepat adopsi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence AI dalam memperkuat ekosistem ekonomi di tanah air.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menegaskan bahwa peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjembatani celah teknologi ini. Menurutnya, pelaku usaha kecil perlu mendapatkan pendampingan intensif agar tidak tertinggal dalam arus inovasi.

“Fokus utama kita adalah UMKM. Kehadiran pemerintah sangat penting untuk memberikan edukasi, mulai dari pengenalan dasar, peluang yang bisa diambil, hingga tantangan yang muncul dari teknologi AI ini,” ujar Sarman saat memberikan keterangan di Jakarta, Senin.

Sarman menambahkan bahwa pembinaan berkelanjutan menjadi kunci, mengingat karakteristik UMKM di Indonesia yang masih sangat beragam tingkat literasi digitalnya. Jika diarahkan dengan tepat, AI dapat menyentuh aspek-aspek vital usaha, seperti manajemen data yang lebih rapi hingga perencanaan bisnis yang lebih terukur.

Manfaat AI: Memangkas Biaya Operasional Lebih lanjut, pemanfaatan AI dipercaya mampu membawa perubahan signifikan pada sisi estetika dan pemasaran produk. Penggunaan alat bantu berbasis kecerdasan buatan untuk kebutuhan desain grafis, promosi digital, hingga tampilan visual produk dapat dilakukan dengan lebih cepat dan profesional.

“Jika pelaku UMKM sudah paham cara mengoperasikan AI, dampak paling nyata adalah penurunan biaya operasional. Efisiensi ini tentu akan meningkatkan daya saing mereka di pasar,” jelasnya.

Menjawab Tantangan Ekonomi Digital Dunia industri saat ini memang berada dalam pusaran perkembangan teknologi yang sangat masif. Sarman mengingatkan, baik pemilik usaha maupun tenaga kerja harus bergerak lincah dan beradaptasi agar posisi tawar Indonesia tetap kuat, baik di level regional maupun global.

Langkah ini juga dipandang sejalan dengan ambisi pemerintah dalam memperluas jangkauan ekonomi digital nasional. Bagi pengusaha skala menengah ke atas, implementasi AI sebenarnya bukan hal baru dan sudah mulai diterapkan sesuai kebutuhan spesifik perusahaan masing-masing.

“Kami dari dunia usaha sangat mendukung inisiatif pemerintah dalam mengoptimalkan peran AI. Ini adalah langkah strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional melalui transformasi digital yang inklusif,” pungkas Sarman.

Iklan Webekspres