Webekspres – Sejumlah situs pemerintah di Eropa terpaksa dinonaktifkan sementara pada Rabu (21/10/2026) setelah ditemukannya dua kerentanan keamanan kritis pada bahasa pemrograman PHP. Celah yang berhasil diidentifikasi dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan jutaan server web di seluruh dunia.
Langkah penonaktifan dilakukan sebagai tindakan pencegahan, menyusul peringatan lembaga keamanan siber bahwa kerentanan tersebut berpotensi dimanfaatkan peretas untuk mengambil alih sistem yang belum diperbarui.
Tim pengembang PHP telah merilis pembaruan keamanan darurat pada 21 Oktober 2026 dan meminta pengelola situs segera memasang versi terbaru untuk mengurangi risiko serangan.
Dua Celah Kritis PHP Ancam Keamanan Server Web
PHP merupakan bahasa pemrograman yang banyak digunakan untuk menjalankan situs dan aplikasi web. Teknologi ini menjadi salah satu komponen penting dalam sistem berbasis WordPress, Drupal, Joomla, dan Magento.
Karena penggunaannya sangat luas, gangguan keamanan pada PHP dapat berdampak terhadap berbagai layanan digital, mulai dari situs perusahaan hingga portal pemerintahan.
Tim keamanan PHP mengidentifikasi dua kerentanan kritis, yakni CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619. Keduanya berpotensi memungkinkan penyerang menjalankan kode berbahaya pada server yang rentan tanpa harus melakukan autentikasi terlebih dahulu.
Kerentanan tersebut memperoleh skor tingkat keparahan 9,2 berdasarkan sistem penilaian CVSS versi 4.0.
Meski risikonya besar, bukan berarti seluruh situs yang menggunakan PHP telah berhasil diretas. Dampak pada masing-masing sistem bergantung pada versi perangkat lunak, konfigurasi server, dan penerapan pembaruan keamanan.
Belanda hingga Prancis Nonaktifkan Situs sebagai Antisipasi
Sejumlah lembaga pemerintah Eropa memilih menghentikan sementara akses ke layanan digital untuk memberikan waktu bagi pengelola sistem melakukan pemeriksaan serta pembaruan.
Pemerintah Belanda secara resmi mengonfirmasi bahwa sejumlah situs pemerintah dinonaktifkan sebagai tindakan pencegahan. Layanan yang terdampak antara lain Overheid.nl, MijnOverheid.nl, dan DigiD.
National Cyber Security Centre (NCSC) Belanda juga mengambil langkah antisipasi serupa.
Di Denmark, sejumlah layanan teknologi informasi pemerintah daerah turut mengalami penghentian sementara, termasuk sistem komunikasi sekolah.
Gangguan layanan juga dilaporkan terjadi di Finlandia. Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Prancis menempatkan situs-situsnya dalam pemeliharaan sebagai langkah perlindungan.
Di luar instansi pemerintah, pengelola Wikipedia dan Internet Archive turut melakukan penonaktifan sementara terhadap sebagian sistem untuk menangani risiko kerentanan PHP.
AI Membantu Peneliti Menemukan Kerentanan Lama
Penemuan celah keamanan ini memperlihatkan semakin besarnya peran AI dalam penelitian keamanan siber.
Menurut laporan Reuters, dua perusahaan keamanan siber, Calif dan Wiz, menemukan kerentanan PHP melalui penelitian terpisah dengan bantuan teknologi AI.
Calif menyatakan telah mengidentifikasi kelemahan tersebut pada 1 Agustus 2026 menggunakan bantuan model bahasa besar atau large language model (LLM).
Sementara itu, Wiz memanfaatkan perangkat penelitian keamanan otomatis Wiz Atlas serta teknologi AI untuk menganalisis kode dan menemukan kelemahan yang sebelumnya sulit diidentifikasi.
Kerentanan tersebut dilaporkan telah berada dalam kode PHP selama bertahun-tahun. Salah satu indikasi masalah bahkan telah ditemukan oleh peneliti pada 2024, tetapi belum ditangani sepenuhnya ketika itu.
Penemuan tersebut menunjukkan bahwa AI dapat mempercepat proses pemeriksaan kode perangkat lunak yang kompleks, termasuk mendeteksi kelemahan yang sulit ditemukan melalui analisis manual.
Namun, kemampuan serupa juga berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk menganalisis sistem yang belum memperoleh perbaikan keamanan.
Ancaman Serangan Meningkat Setelah Celah Dipublikasikan
Costin Raiu, salah satu pendiri perusahaan riset keamanan siber TLP, memperingatkan bahwa perkembangan AI dapat mempercepat persaingan antara peretas dan pengelola sistem keamanan.
Setelah informasi pembaruan keamanan diumumkan, pelaku kejahatan berpotensi mempelajari perubahan kode untuk mencari cara menyerang server yang belum diperbarui.
Perusahaan Amazon juga melaporkan adanya percobaan eksploitasi terhadap sistem jebakan keamanan atau honeypot miliknya pada 17 Oktober 2026, sebelum kerentanan tersebut diumumkan kepada publik.
Temuan ini menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan kelemahan tersebut, meskipun tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh sistem rentan sudah mengalami serangan yang berhasil.
Menurut data perusahaan intelijen internet Censys yang dikutip Reuters, sekitar 1,5 juta dari 2,6 juta host yang terdeteksi menggunakan PHP menjalankan versi yang saat itu belum memiliki pembaruan keamanan tersedia.
Besarnya jumlah instalasi yang berpotensi terdampak mendorong lembaga keamanan siber untuk meminta organisasi segera memeriksa sistem masing-masing.
Pembaruan Keamanan PHP Sudah Dirilis
Tim pengembang PHP telah menyediakan perbaikan untuk kedua kerentanan tersebut melalui sejumlah rilis keamanan pada 21 Oktober 2026.
Versi yang telah mendapatkan perbaikan mencakup PHP 8.2.35, 8.3.36, 8.4.27, dan 8.5.12.
Pengelola situs dianjurkan memeriksa versi PHP yang digunakan dan segera menerapkan pembaruan sesuai sistem serta penyedia layanan hosting masing-masing.
Untuk sistem dengan versi lama yang sudah tidak didukung, pengelola perlu memastikan tersedianya perbaikan resmi dari penyedia sistem atau melakukan peningkatan ke versi PHP yang masih mendapat dukungan keamanan.
Lembaga keamanan siber juga menyarankan penonaktifan sementara sistem yang berisiko apabila pembaruan tidak dapat segera diterapkan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan keamanan situs web secara berkala. Di tengah perkembangan AI yang mempercepat penemuan celah perangkat lunak, kecepatan penerapan pembaruan menjadi faktor penting dalam mencegah serangan siber.
- Alamat Webekspres Karawang
- Jasa Aplikasi Perusahaan Karawang
- Jasa Artikel SEO Karawang
- Jasa Digital Marketing di Karawang
- Jasa Iklan Google Karawang
- Jasa Iklan Meta Karawang
- Jasa Pelatihan IT Karawang
- Jasa Pembuatan Aplikasi di Karawang
- Jasa Pembuatan Software di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Kecamatan Pangkalan
- Jasa SEO Karawang
- Jasa Software Perusahaan Karawang
- Jasa Website Company Profile Karawang
- Jasa Website Industri Karawang
- Jasa Website Perusahaan Karawang
- Kantor Webekspres Karawang
- Masa Media Sosial Karawang
- Perusahaan IT Karawang
- Perusahaan Startup Karawang
- PT Webekspres Teknologi Indonesia



Tinggalkan Balasan