Webekspres – Departemen Efisiensi Pemerintah Amerika Serikat, yang dikenal dengan singkatan DOGE, tengah mempersiapkan langkah radikal untuk merombak sistem regulasi negara. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI), lembaga ini menargetkan penghapusan hingga separuh dari total peraturan persekutuan yang ada saat ini. Langkah ambisius tersebut diproyeksikan tuntas tepat pada peringatan tahun pertama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.
Berdasarkan laporan Washington Post yang merujuk pada dokumen internal, DOGE sedang mengembangkan instrumen berbasis AI canggih untuk membedah sekitar 200,000 peraturan persekutuan. Tujuannya jelas: menyisir dan mengidentifikasi regulasi yang dianggap usang, tumpang tindih, atau tidak lagi memiliki landasan hukum yang kuat untuk dipertahankan.
Mengejar Target “Relining America” 2026
Dalam slide presentasi yang bocor ke publik, inisiatif ini menargetkan pembatalan sedikitnya 100,000 aturan yang dinilai menghambat efisiensi. Proyek besar ini mengusung misi utama bertajuk “Relining America” yang diharapkan rampung sepenuhnya menjelang 20 Januari 2026.
Selain menyederhanakan birokrasi, langkah ini diprediksi mampu menghemat anggaran negara hingga triliunan dolar. Pengurangan beban regulasi ini juga diharapkan menjadi stimulus kuat bagi masuknya investasi asing ke Negeri Paman Sam.
Uji Coba Sukses di Departemen Perumahan (HUD)
Efektivitas teknologi ini dikabarkan telah diuji coba pada Departemen Perumahan dan Pembangunan Bandar (HUD). Hanya dalam waktu dua minggu, alat AI tersebut mampu menganalisis dan memberikan rekomendasi terhadap 1,083 poin peraturan di lembaga tersebut.
Tiga pejabat HUD mengonfirmasi bahwa teknologi ini sangat membantu dalam memilah ratusan hingga ribuan aturan yang berpotensi untuk dihapus atau direvisi. Menariknya, perangkat lunak ini tidak dibangun oleh birokrat, melainkan oleh para insinyur sektor swasta yang kini mengabdi untuk program penghematan belanja pemerintah.
Reformasi Total Administrasi Trump
Setelah keberhasilan di HUD, penggunaan AI ini direncanakan akan segera diekspansi ke seluruh kementerian dan lembaga pemerintah lainnya dalam beberapa bulan ke depan. DOGE sendiri didirikan oleh Presiden Trump sebagai pilar utama reformasi administrasi untuk memberantas pemborosan anggaran.
Sejalan dengan hal itu, Speaker Dewan Perwakilan AS, Mike Johnson, sempat mengungkapkan temuan mengejutkan mengenai besarnya pengeluaran pemerintah persekutuan yang selama ini mengalir tanpa persetujuan resmi dari Kongres. Dengan hadirnya DOGE dan teknologi AI ini, pemerintah AS berharap dapat menciptakan struktur pemerintahan yang lebih ramping, transparan, dan efisien.
- Alamat Webekspres Karawang
- Jasa Aplikasi Perusahaan Karawang
- Jasa Artikel SEO Karawang
- Jasa Digital Marketing di Karawang
- Jasa Iklan Google Karawang
- Jasa Iklan Meta Karawang
- Jasa Pelatihan IT Karawang
- Jasa Pembuatan Aplikasi di Karawang
- Jasa Pembuatan Software di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Kecamatan Pangkalan
- Jasa SEO Karawang
- Jasa Software Perusahaan Karawang
- Jasa Website Company Profile Karawang
- Jasa Website Industri Karawang
- Jasa Website Perusahaan Karawang
- Kantor Webekspres Karawang
- Masa Media Sosial Karawang
- Perusahaan IT Karawang
- Perusahaan Startup Karawang
- PT Webekspres Teknologi Indonesia



Tinggalkan Balasan