Webekspres – Persaingan Ketat Kursi Kuliah

Webekspres – Hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 resmi diumumkan dengan kompetisi yang sangat ketat. Dari total 871.496 pendaftar yang memperebutkan kursi di 146 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), hanya ada 256.369 peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat kelulusan jalur ini hanya menyentuh 29,42 persen dari keseluruhan peminat.

Meski daya tampung total yang disediakan mencapai 286.864 kursi, nyatanya tidak semua bangku terisi penuh. Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, menjelaskan dalam konferensi pers di Gedung D Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (25/5/2026), bahwa efektivitas daya tampung yang terisi berada di angka 89,37 persen. Sisa kuota yang mencapai kisaran 10,6 persen nantinya akan dialokasikan ke jalur mandiri masing-masing kampus.

Webekspres – Alasan Ketatnya Kuota Kampus Negeri

Webekspres – Menanggapi banyaknya keluhan dari orang tua calon mahasiswa terkait rendahnya rasio kelulusan, pihak penyelenggara memberikan klarifikasi. Eduart menegaskan bahwa penentuan kuota tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh rektor atau pimpinan PTN. Pembatasan ini wajib memperhitungkan kesiapan sarana prasarana serta ketersediaan sumber daya manusia di setiap kampus demi menjaga kualitas layanan pendidikan. Di sisi lain, minat masyarakat untuk kuliah terus melonjak tajam; sebagai perbandingan, jumlah peserta tahun 2024 hanya sebesar 785.058 orang, namun meledak hingga lebih dari 871 ribu pada tahun ini. Untuk kategori beasiswa, sebanyak 86.118 pendaftar KIP Kuliah berhasil lolos dari total 251.991 pelamar.

Webekspres – Sindikat Joki di Kedokteran Dibongkar AI

Webekspres – Di balik pelaksanaan ujian, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengungkap temuan mengejutkan berupa 1.751 kasus kecurangan. Menariknya, hampir 99 persen dari pelanggaran berat tersebut terjadi pada pemilihan Program Studi Kedokteran. Menteri Diktisaintek, Brian Yuliarto, memaparkan bahwa modus operasi para pelaku meliputi penggunaan alat elektronik tersembunyi, manipulasi lokasi ujian, hingga pengerahan joki.

Pihak panitia berhasil mematahkan aksi ini berkat implementasi teknologi face recognition serta kecerdasan buatan (AI) yang diintegrasikan dengan basis data foto peserta tahun-tahun sebelumnya. Melalui sistem ini, keanehan rekam jejak digital peserta yang terindikasi sebagai bagian dari sindikat terstruktur dapat langsung terdeteksi. Langkah preventif berupa penjadwalan khusus bagi pemilih prodi Kedokteran di hari pertama dan kedua ujian terbukti efektif mempersempit ruang gerak pelaku.

Webekspres – Sanksi Tegas Blacklist dan Diskualifikasi

Webekspres – Dampak dari kecurangan masif tersebut, sebanyak 38 peserta resmi masuk daftar hitam (blacklist) dan dipastikan tidak bisa mendaftar ke PTN mana pun melalui jalur apa pun di masa mendatang. Dari angka tersebut, 27 orang terbukti memakai jasa joki—meski hanya 7 joki yang terpantau hadir di lokasi—dan 11 lainnya memanfaatkan gawai terlarang. Di luar kategori kecurangan terstruktur, tercatat ada 1.751 pelanggaran administrasi dan individu yang berujung pada sanksi diskualifikasi, seperti dokumen tidak lengkap, menyontek, hingga kasus teknisi ruangan yang memfoto lembar soal.

Webekspres – Daftar PTN dan Prodi Paling Populer 2026

Webekspres – Untuk peta kompetisi kampus, Universitas Indonesia (UI) sukses memuncaki daftar PTN akademik yang paling diburu dengan raihan 100.253 peminat, dibayangi oleh sejumlah kampus besar di Pulau Jawa seperti UNS, UGM, dan Undip. Sementara pada kategori PTN vokasi, Politeknik Negeri Bandung (Polban) bertengger di posisi teratas, disusul oleh beberapa politeknik luar Jawa seperti dari Medan, Sriwijaya, Padang, dan Batam yang mulai menunjukkan peningkatan tren popularitas.

Uniknya, tren pilihan program studi tahun ini memperlihatkan pergeseran minat yang besar ke arah pendidikan vokasi. Pada rumpun PTN akademik, prodi dengan peminat tertinggi justru diraih oleh D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Sebelas Maret dengan 5.582 pelamar, disusul D3 Keperawatan Universitas Airlangga. Secara umum, tujuh dari sepuluh prodi terfavorit di universitas umum diisi oleh jenjang diploma. Sedangkan untuk lingkup PTN vokasi murni, jurusan Teknik K3 di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya menjadi yang paling diminati, disusul oleh dominasi jurusan administrasi bisnis dan teknik informatika.

Iklan Webekspres