Webekspres – Raksasa hiburan global, Disney, tengah bersiap membawa layanan streaming Disney Plus ke level yang lebih personal dengan menyuntikkan teknologi kecerdasan buatan (AI). CEO Disney, Bob Iger, mengungkapkan antusiasme besar terhadap potensi teknologi ini. Menurutnya, AI bukan sekadar tren, melainkan alat krusial yang akan mendongkrak proses kreatif sekaligus mempermudah distribusi konten video pendek bagi para pelanggan.

Menciptakan Pengalaman Pengguna yang Lebih Dinamis

Dalam sebuah ulasan yang dilansir The Verge pada medio November 2025, Iger menekankan bahwa tujuan utama penggunaan AI adalah untuk membuat platform terasa lebih “hidup” dan dekat dengan audiens. Teknologi pintar ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi konsumen untuk lebih terlibat secara kreatif di dalam aplikasi.

Meski masih merahasiakan detail teknis mengenai cara kerja AI tersebut, sinyal kuat menunjukkan bahwa fitur ini akan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan pengalaman pengguna di masa depan. Langkah ini seolah menjadi jawaban atas tantangan industri streaming yang semakin kompetitif.

Pertumbuhan Pelanggan di Tengah Kenaikan Harga

Menariknya, rencana ambisius ini muncul di tengah performa finansial Disney yang cukup solid. Pada kuartal keempat tahun 2025, Disney mencatat penambahan 1,5 juta pelanggan baru di wilayah Amerika Serikat dan Kanada. Angka ini menggenapkan total pelanggan menjadi 59,3 juta di kawasan tersebut.

Lonjakan ini terbilang impresif mengingat Disney baru saja melakukan penyesuaian harga pada seluruh paket langganannya sejak Oktober 2025. Hal ini membuktikan bahwa loyalitas pengguna terhadap konten eksklusif Disney masih sangat kuat meskipun biaya langganan meningkat.

Ekspansi ke Dunia Game dan Layanan Komersial

Selain fokus pada AI, Bob Iger juga membeberkan rencana besar untuk memperluas fungsionalitas Disney Plus. Berikut adalah beberapa poin strategis yang sedang disiapkan:

Integrasi Fitur Game: Melalui kemitraan strategis dengan Epic Games, Disney Plus kemungkinan besar akan menghadirkan layanan serupa gaming, mengikuti jejak kompetitor seperti Netflix.

Pintu Gerbang Ekosistem Disney: Ke depannya, aplikasi ini diproyeksikan menjadi platform komersial yang terintegrasi. Pelanggan nantinya bisa memesan tiket taman hiburan, melakukan reservasi hotel Disney, hingga mengatur perjalanan dengan kapal pesiar langsung dari satu aplikasi.

Langkah ini menandai transformasi Disney Plus dari sekadar platform video-on-demand menjadi sebuah pusat ekosistem gaya hidup digital yang menyeluruh bagi para penggemarnya di seluruh dunia.

Iklan Webekspres