Webekspres – Perasaan gembira dan antusias tidak hanya dapat dirasakan secara emosional, tetapi juga memunculkan berbagai respons di dalam tubuh. Saat seseorang mengalami momen menyenangkan, otak akan menghasilkan endorfin, yaitu senyawa alami yang berperan dalam memperbaiki suasana hati.

Pelepasan endorfin dapat membantu meningkatkan dopamin sekaligus menekan kadar kortisol yang dikenal sebagai hormon pemicu stres. Kondisi tersebut membuat tubuh terasa lebih rileks, berenergi, dan mampu menikmati aktivitas dengan lebih baik.

Olahraga memang dikenal sebagai salah satu cara efektif untuk merangsang produksi endorfin. Namun, aktivitas fisik bukanlah satu-satunya pilihan. Psikolog klinis Dr. Erica Rozmid menjelaskan bahwa terdapat sejumlah kegiatan sederhana yang dapat memberikan efek positif terhadap suasana hati.

Berikut beberapa aktivitas sehari-hari yang dapat membantu tubuh menghasilkan hormon bahagia tanpa harus melakukan olahraga berat.

1. Mandi atau Berendam Menggunakan Air Dingin

Paparan air dingin dalam waktu singkat dapat memberikan rangsangan langsung terhadap sistem saraf. Ketika tubuh merasakan suhu dingin, otak akan melepaskan endorfin sebagai respons alami untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

Berendam dalam air dingin selama beberapa menit dipercaya dapat membantu meningkatkan konsentrasi sekaligus memperbaiki suasana hati. Tidak harus datang ke tempat spa atau menggunakan kolam khusus, karena pancuran air dingin di rumah juga dapat memberikan sensasi serupa.

Terapis berlisensi Courtney Shrum menjelaskan bahwa aliran air dingin dapat membuat sistem saraf terkejut untuk sementara. Setelah tubuh mulai beradaptasi dan kembali tenang, muncul respons lanjutan berupa pelepasan endorfin.

Meski demikian, paparan air dingin sebaiknya dilakukan secara bertahap, terutama bagi orang yang belum terbiasa atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.

2. Bernyanyi dan Bersenandung

Bernyanyi bukan hanya kegiatan hiburan. Mengeluarkan suara, termasuk bersenandung mengikuti lagu favorit, dapat membantu tubuh terasa lebih santai.

Aktivitas tersebut berkaitan dengan rangsangan pada saraf vagus, yaitu bagian dari sistem saraf yang berperan dalam mengatur respons relaksasi tubuh. Ketika saraf ini terstimulasi, tubuh dapat menghasilkan reaksi kimia yang mendukung munculnya rasa nyaman.

Tidak perlu memiliki suara merdu atau bernyanyi di depan banyak orang. Kegiatan sederhana seperti bersenandung saat bekerja, mandi, memasak, atau bersantai di rumah sudah dapat menjadi cara mudah untuk mengurangi ketegangan.

Memilih lagu yang disukai juga dapat meningkatkan pengalaman emosional dan membantu mengalihkan pikiran dari tekanan sehari-hari.

3. Memberikan Perhatian pada Pancaindra

Menikmati hal-hal sederhana di sekitar dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental. Melihat matahari terbit, berjalan di alam terbuka, mencium aroma yang menenangkan, atau mendengarkan musik secara langsung dapat menghadirkan rasa kagum dan damai.

Kegiatan tersebut membantu seseorang lebih fokus terhadap pengalaman yang sedang berlangsung. Dalam praktiknya, perhatian dapat diarahkan pada lima pancaindra, yaitu penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan sentuhan.

Contohnya, seseorang dapat menikmati aroma kopi pada pagi hari, merasakan udara segar, mendengarkan suara hujan, atau memperhatikan warna langit menjelang matahari terbenam.

Kebiasaan ini membuat pikiran tidak terus-menerus terbebani oleh pekerjaan maupun masalah yang belum selesai. Saat tubuh merasa lebih tenang, produksi senyawa yang mendukung suasana hati juga dapat berlangsung dengan lebih baik.

4. Mengonsumsi Cokelat Hitam Secukupnya

Cokelat hitam dapat menjadi pilihan makanan yang membantu memperbaiki suasana hati. Kandungan kakao di dalamnya diketahui mampu mendorong pelepasan endorfin sekaligus mendukung peningkatan serotonin.

Menikmati sepotong kecil cokelat hitam secara perlahan dapat memberikan pengalaman menyenangkan bagi tubuh dan pikiran. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar tidak menyebabkan asupan gula serta kalori berlebihan.

Pilihlah cokelat hitam dengan kandungan kakao yang cukup tinggi dan nikmati dalam jumlah wajar. Cara menikmatinya juga dapat memengaruhi pengalaman. Alih-alih memakannya secara terburu-buru, luangkan waktu untuk merasakan tekstur dan rasanya.

5. Melakukan Kebaikan untuk Orang Lain

Membantu orang lain sering kali menimbulkan perasaan lega dan bahagia. Hal tersebut bukan hanya muncul karena sugesti, tetapi juga berkaitan dengan respons pusat penghargaan di dalam otak.

Ketika seseorang melakukan tindakan baik atau menunjukkan kemurahan hati, otak dapat melepaskan endorfin yang membuat suasana hati menjadi lebih positif.

Bentuk kebaikan tidak harus selalu berupa bantuan besar. Membukakan pintu untuk orang lain, membantu membawa barang, memberikan perhatian kepada keluarga, atau membelikan kebutuhan tetangga juga dapat memberikan dampak emosional.

Selain bermanfaat bagi penerima, tindakan tersebut dapat menciptakan rasa berarti dan memperkuat hubungan sosial bagi orang yang melakukannya.

Waspadai Kebiasaan yang Menghambat Hormon Bahagia

Selain menambahkan kebiasaan positif, penting untuk mengurangi aktivitas yang dapat mengganggu keseimbangan sistem saraf.

Stres yang berlangsung lama, kurang tidur, terlalu sering menggunakan ponsel, dan mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan dapat membuat tubuh terus berada dalam kondisi siaga. Dalam keadaan tersebut, tubuh lebih memprioritaskan produksi kortisol dibandingkan hormon yang mendukung rasa nyaman.

Apabila berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan lebih rentan mengalami kecemasan. Bahkan, upaya memperbaiki suasana hati bisa menjadi kurang efektif apabila pola hidup yang tidak sehat tetap dipertahankan.

Karena itu, menjaga kualitas tidur, memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi, serta memberikan waktu istirahat dari perangkat digital menjadi bagian penting dalam menjaga kestabilan emosi.

Kebahagiaan tidak selalu harus diperoleh melalui kegiatan besar. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara sadar dan konsisten dapat membantu tubuh lebih rileks sekaligus menjaga suasana hati tetap positif.

Iklan Webekspres