Webekspres – Kawasan Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, tidak hanya dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai ajang balap internasional. Di sekitar Sirkuit Mandalika, wisatawan juga dapat menemukan beragam destinasi alam dan budaya yang menarik untuk dikunjungi.

Mulai dari pantai dengan pasir putih, perbukitan yang menawarkan panorama laut, hingga desa adat masyarakat Sasak, semuanya dapat dijangkau dalam waktu relatif singkat dari kawasan sirkuit.

Bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Mandalika, berikut lima destinasi yang bisa dimasukkan ke dalam agenda perjalanan.

1. Pantai Seger

Pantai Seger menjadi salah satu destinasi yang cukup dekat dengan Sirkuit Mandalika. Lokasinya berjarak sekitar 7 kilometer dari kawasan sirkuit.

Selain memiliki pemandangan pantai yang menarik, Pantai Seger juga erat kaitannya dengan legenda Putri Mandalika dan tradisi Bau Nyale.

Tradisi tersebut merupakan kegiatan masyarakat mencari nyale atau cacing laut yang memiliki keterkaitan dengan cerita rakyat Putri Mandalika.

Pantai yang berada di kawasan Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, juga menjadi salah satu tempat yang cocok untuk menikmati suasana matahari terbit.

Pengunjung umumnya tidak dikenakan tiket masuk, meskipun biaya parkir kendaraan dapat berlaku.

2. Pantai Kuta Mandalika

Tidak jauh dari kawasan sirkuit terdapat Pantai Kuta Mandalika yang terkenal dengan pasir putihnya.

Tekstur pasir di pantai ini cukup unik karena kerap digambarkan menyerupai butiran merica.

Pantai Kuta Mandalika cocok dijadikan tempat bersantai setelah mengunjungi kawasan sirkuit. Wisatawan dapat berjalan di sepanjang pantai, bermain pasir, menikmati panorama laut, maupun mencoba berbagai kuliner di sekitarnya.

Pantai ini berada di Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Waktu tempuh dari Sirkuit Mandalika sekitar delapan menit.

Kawasan pantai umumnya dapat dikunjungi sepanjang hari tanpa tiket masuk, tetapi pengunjung perlu menyiapkan biaya parkir.

3. Bukit Merese

Bagi wisatawan yang ingin melihat pemandangan Mandalika dari ketinggian, Bukit Merese menjadi salah satu pilihan menarik.

Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati panorama Pantai Tanjung Aan serta hamparan laut dan perbukitan di sekitarnya.

Bukit Merese juga menjadi lokasi favorit untuk menikmati matahari terbit maupun matahari terbenam.

Destinasi ini berada di kawasan Bumbang, Kecamatan Pujut, dengan waktu tempuh sekitar 15 menit dari Sirkuit Mandalika.

Pengunjung perlu berjalan kaki untuk mencapai titik pandang utama, sehingga sebaiknya menggunakan alas kaki yang nyaman.

Secara umum tidak ada biaya tiket masuk, tetapi biaya parkir kendaraan dapat diberlakukan.

4. Desa Adat Sade dan Ende

Tidak hanya wisata alam, Mandalika juga menawarkan pengalaman mengenal budaya masyarakat Sasak melalui Desa Adat Sade dan Desa Ende.

Kedua desa tersebut memperlihatkan kehidupan masyarakat lokal, rumah tradisional, hingga berbagai kegiatan budaya yang masih dipertahankan.

Desa Sade berada di Rembitan, Kecamatan Pujut. Sementara Desa Ende terletak di Dusun Piang Tangsang-ansang, Desa Sengkol.

Dari Sirkuit Mandalika, perjalanan menuju Desa Sade dapat ditempuh sekitar 15 menit, sementara menuju Desa Ende membutuhkan waktu sekitar 18 menit.

Jarak antara kedua desa juga relatif dekat, hanya sekitar empat menit perjalanan.

Wisatawan umumnya tidak diwajibkan membeli tiket masuk. Namun, pengunjung dapat memberikan donasi secara sukarela untuk membantu pengelolaan desa wisata.

5. Pantai Tanjung Aan

Pantai Tanjung Aan termasuk salah satu destinasi terdekat dari Sirkuit Mandalika karena hanya berjarak sekitar 2 hingga 3 kilometer.

Pantai ini menawarkan hamparan pasir putih, air laut yang jernih, dan garis pantai yang cukup luas.

Beragam aktivitas dapat dilakukan di kawasan ini, mulai dari berenang, bermain pasir, snorkeling, hingga sekadar menikmati suasana pantai.

Pantai Tanjung Aan berada di kawasan Sengkol, Kecamatan Pujut.

Destinasi tersebut dapat dikunjungi sepanjang hari dan biasanya tidak menerapkan tiket masuk. Meski demikian, biaya parkir kendaraan kemungkinan tetap berlaku.

Liburan ke Mandalika Tak Hanya soal Balapan

Keberadaan sejumlah destinasi wisata di sekitar Sirkuit Mandalika membuat kawasan ini menarik dikunjungi bahkan di luar agenda pertandingan balap.

Wisatawan dapat menggabungkan pengalaman menonton ajang motorsport dengan menikmati pantai, menyaksikan panorama dari perbukitan, hingga mengenal lebih dekat budaya masyarakat Sasak.

Dengan jarak antarobjek wisata yang relatif dekat, perjalanan di kawasan Mandalika juga bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam dan budaya dalam satu kawasan.

Iklan Webekspres