Webekspres – Pikun kerap dikaitkan dengan proses bertambahnya usia. Namun, penurunan kemampuan mengingat tidak selalu harus dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindari. Sejumlah kebiasaan sehat dapat membantu mempertahankan fungsi otak dan kemampuan kognitif agar tetap optimal dalam jangka panjang.

Meski belum ada metode yang dapat menjamin seseorang terbebas sepenuhnya dari demensia, menjaga pola hidup tetap sehat menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan otak.

Berikut tujuh kebiasaan yang dapat mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Aktif Bergerak Secara Rutin

Beraktivitas fisik tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga membantu menjaga fungsi otak. Pergerakan tubuh dapat mendukung sirkulasi darah sehingga suplai oksigen dan nutrisi menuju otak tetap berjalan dengan baik.

Tidak perlu selalu melakukan olahraga berat. Berjalan kaki dengan tempo cepat, bersepeda, menggunakan tangga, maupun melakukan aktivitas fisik ringan lainnya dapat menjadi pilihan.

Secara umum, orang dewasa dianjurkan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang sekitar 150 menit dalam satu minggu.

2. Berikan Tantangan Baru untuk Otak

Otak juga membutuhkan stimulasi agar tetap aktif. Salah satu caranya adalah dengan melakukan kegiatan yang menuntut konsentrasi, kemampuan mengingat, dan pemecahan masalah.

Membaca buku, mengisi teka-teki, memainkan permainan strategi, belajar bahasa baru, hingga mencoba keterampilan yang belum pernah dilakukan sebelumnya dapat menjadi latihan sederhana bagi kemampuan kognitif.

Kebiasaan untuk terus belajar juga dapat membuat otak tetap terbiasa menerima serta mengolah informasi baru.

3. Perhatikan Pola Makan

Asupan makanan memiliki peran dalam mendukung kesehatan otak dan pembuluh darah. Menu sehari-hari sebaiknya didominasi oleh makanan bergizi seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, ikan, kacang-kacangan, serta sumber protein rendah lemak.

Mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, lemak berlebih, serta minuman beralkohol juga dapat menjadi bagian dari pola hidup yang lebih sehat.

Pola makan seimbang bukan hanya membantu menjaga kesehatan otak, tetapi juga mendukung kondisi tubuh secara keseluruhan.

4. Prioritaskan Tidur Berkualitas

Tidur merupakan waktu penting bagi tubuh dan otak untuk memulihkan diri. Ketika seseorang mendapatkan waktu istirahat yang cukup, otak memiliki kesempatan untuk memproses informasi yang diperoleh sepanjang hari.

Sebaliknya, kebiasaan kurang tidur dapat mengganggu konsentrasi, fokus, dan kemampuan mengingat.

Kebanyakan orang dewasa membutuhkan sekitar tujuh hingga delapan jam tidur setiap malam. Membiasakan waktu tidur yang teratur serta mengurangi penggunaan ponsel menjelang tidur dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat.

5. Tetap Terhubung dengan Orang Lain

Menjaga hubungan sosial juga dapat memberikan stimulasi bagi otak. Saat berbincang dengan keluarga, teman, atau anggota komunitas, seseorang menggunakan berbagai kemampuan seperti mengingat, memperhatikan, memahami percakapan, hingga memberikan respons.

Karena itu, hindari terlalu lama mengisolasi diri. Meluangkan waktu untuk bertemu orang terdekat, mengikuti kegiatan masyarakat, atau sekadar mengobrol secara rutin dapat menjadi kebiasaan sederhana yang bermanfaat bagi kesehatan mental maupun kognitif.

6. Berinteraksi dengan Hewan Peliharaan

Bagi orang yang memiliki hewan peliharaan, kegiatan merawat hewan juga dapat menjadi bagian dari rutinitas positif.

Memberi makan, mengajak berjalan-jalan, membersihkan tempat tinggalnya, atau bermain bersama hewan membuat seseorang lebih aktif secara fisik maupun emosional.

Kehadiran hewan peliharaan bagi sebagian orang juga dapat membantu menciptakan rutinitas, mengurangi rasa kesepian, serta membantu mengelola stres.

7. Jangan Lupakan Kebutuhan Cairan

Tubuh membutuhkan cairan yang cukup agar dapat menjalankan berbagai fungsi dengan optimal, termasuk fungsi otak.

Kekurangan cairan dapat membuat tubuh terasa lemas serta memengaruhi konsentrasi. Karena itu, sebaiknya jangan menunggu sampai merasa sangat haus untuk minum.

Membawa botol minum saat beraktivitas dapat menjadi cara sederhana untuk membantu menjaga kebutuhan cairan sepanjang hari.

Menjaga Kesehatan Otak Dimulai dari Kebiasaan Kecil

Menjaga kemampuan otak tidak harus dilakukan melalui cara yang rumit. Rutinitas sederhana seperti berolahraga, makan bergizi, tidur cukup, tetap aktif bersosialisasi, melatih kemampuan berpikir, serta memenuhi kebutuhan cairan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.

Kebiasaan tersebut memang tidak dapat memberikan jaminan seseorang terbebas dari pikun atau demensia. Namun, jika dilakukan secara konsisten, pola hidup sehat dapat membantu mendukung daya ingat, konsentrasi, serta kesehatan otak dalam jangka panjang.

Iklan Webekspres