Webekspres – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mengenai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin, 12 Oktober 2026. Selain hujan, angin kencang juga berpeluang terjadi di beberapa daerah.
Peringatan tersebut merupakan bagian dari informasi cuaca dini BMKG untuk periode 11–13 Oktober 2026. Berdasarkan prakiraan terbaru, sebanyak empat wilayah masuk kategori Siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Kalimantan Barat.
Sementara itu, sembilan wilayah lainnya berada pada kategori Waspada dengan peluang hujan berintensitas sedang hingga lebat. Daerah yang masuk kategori ini adalah Riau, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, dan Papua.
Untuk potensi angin kencang, BMKG mencatat Sulawesi Selatan sebagai salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan.
Pada hari ini, belum ada wilayah yang masuk kategori Awas, yakni tingkat peringatan untuk potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Hujan lebat hingga sangat lebat:
Aceh
Sumatra Utara
Sumatra Barat
Kalimantan Barat
Hujan sedang hingga lebat:
Riau
Sumatra Selatan
Bengkulu
Lampung
Jawa Barat
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Papua Barat Daya
Papua
Potensi angin kencang:
Sulawesi Selatan
El Niño Masih Pengaruhi Cuaca Indonesia
Memasuki dasarian kedua Oktober 2026, kondisi atmosfer Indonesia masih mendapatkan pengaruh dari El Niño berintensitas sangat kuat serta Indian Ocean Dipole atau IOD positif.
Kombinasi kedua fenomena tersebut dapat mengurangi pasokan uap air dan menghambat pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah. Kondisi atmosfer yang lebih kering pun diperkirakan masih bertahan di beberapa daerah.
Situasi tersebut perlu mendapat perhatian, terutama di daerah yang telah mengalami periode tanpa hujan cukup panjang. Cuaca kering berkepanjangan juga dapat meningkatkan potensi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan atau karhutla.
Berdasarkan prakiraan curah hujan pada dasarian II Oktober 2026, sekitar 66,09 persen wilayah Indonesia diperkirakan berada dalam kategori curah hujan rendah. Sementara kategori menengah mencapai 32,67 persen dan curah hujan tinggi sekitar 1,24 persen.
Wilayah dengan curah hujan rendah diprediksi mencakup sebagian besar Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian tengah hingga selatan, Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.
Peluang Hujan Lokal Tetap Terbuka
Walaupun kondisi atmosfer secara umum cenderung kering, peluang munculnya hujan di sejumlah daerah masih tetap ada.
Gelombang Rossby Ekuatorial terpantau memengaruhi sebagian kecil wilayah Kalimantan Utara. Selain itu, perlambatan dan pertemuan angin diperkirakan terjadi di wilayah Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan, serta Papua.
Suhu permukaan laut yang relatif hangat juga dapat meningkatkan kandungan uap air dan mendukung pembentukan awan hujan.
Karena itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi secara lokal dan dapat disertai kilat maupun angin kencang. Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini BMKG diimbau tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas.
- Alamat Webekspres Karawang
- Jasa Aplikasi Perusahaan Karawang
- Jasa Artikel SEO Karawang
- Jasa Digital Marketing di Karawang
- Jasa Iklan Google Karawang
- Jasa Iklan Meta Karawang
- Jasa Pelatihan IT Karawang
- Jasa Pembuatan Aplikasi di Karawang
- Jasa Pembuatan Software di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Karawang
- Jasa Pembuatan Website di Kecamatan Pangkalan
- Jasa SEO Karawang
- Jasa Software Perusahaan Karawang
- Jasa Website Company Profile Karawang
- Jasa Website Industri Karawang
- Jasa Website Perusahaan Karawang
- Kantor Webekspres Karawang
- Masa Media Sosial Karawang
- Perusahaan IT Karawang
- Perusahaan Startup Karawang
- PT Webekspres Teknologi Indonesia



Tinggalkan Balasan