Webekspres – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bergerak cepat mengubah wajah wilayahnya dengan merehabilitasi sejumlah kawasan yang sebelumnya terbengkalai dan kumuh. Tiga titik krusial, yakni Taman Cinere Mas Pisangan, Alun-alun Pondok Ranji, serta Taman Ciputat Timur, kini telah bertransformasi total menjadi kawasan hijau modern yang dilengkapi arena bermain anak hingga infrastruktur olahraga serbaguna.

Langkah taktis ini diambil karena pemukiman padat penduduk sangat membutuhkan ruang komunal yang sehat. Penataan ulang difokuskan pada pengalihan fungsi lahan pasif agar menjadi fasilitas publik yang ramah keluarga dan memiliki daya guna tinggi bagi warga sekitar.

“Kawasan ini dulunya sangat tidak terawat dan kumuh, padahal posisinya punya potensi besar untuk dikembangkan. Oleh sebab itu, kami memutuskan untuk merombak total areanya menjadi tempat rekreasi keluarga sekaligus pusat kebugaran,” ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, Kamis (21/5/2026).

Dalam proyek peremajaan ini, pihak pemkot telah membangun lintasan lari (jogging track), lapangan olahraga multifungsi, hingga wahana permainan ramah anak. Kehadiran fasilitas baru ini terbukti mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terlihat dari tingginya volume kunjungan warga terutama sepanjang akhir pekan.

Kendati demikian, Pilar tidak menampik bahwa sarana pendukung di lokasi saat ini masih memerlukan penyempurnaan. Beberapa fasilitas penting seperti toilet umum dan ruang bilas saat ini sedang masuk dalam agenda pemenuhan tahap berikutnya.

Menariknya, strategi pembangunan ini tidak hanya berorientasi pada aspek estetika semata. Pemerintah daerah turut mengintegrasikan program pemberdayaan masyarakat di sekitar area hijau tersebut, seperti pengelolaan bank sampah mandiri serta penerapan metode pertanian perkotaan (urban farming). Transformasi ini diharapkan mampu memberikan dampak edukatif sekaligus stimulus ekonomi bagi komunitas lokal.

Sentuhan perubahan juga terlihat jelas di kawasan eks kantor kelurahan dan kecamatan Pondok Ranji. Lahan kosong yang sempat mati suri pasca-pemindahan gedung operasional dinas kini dirancang ulang menjadi alun-alun kota yang dinamis.

Sementara itu, pengerjaan di Taman Ciputat Timur juga dilaporkan telah memasuki fase akhir. Saat ini, para pekerja di lapangan tengah melakukan penyelesaian akhir (finishing) dan merapikan rumput lapangan sepak bola agar bisa segera dipergunakan secara maksimal oleh warga di tengah padatnya pemukiman.

Melalui proyek penataan ini, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya untuk terus mengaktifkan lahan-lahan tidur menjadi ruang publik yang produktif. Bersamaan dengan itu, pemerintah mengimbau agar seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat aset yang telah dibangun agar tidak kembali rusak.

Langkah integratif ini diharapkan mampu menciptakan titik temu sosial yang positif, menstimulasi gaya hidup sehat, sekaligus menyediakan paru-paru kota yang menyegarkan di tengah padatnya aktivitas urban Tangerang Selatan.

Iklan Webekspres